Persyaratan

  1. KTP-el dan KK Orang Tua Domisili Tangerang Selatan
  2. Fotokopi Paspor/KITAS/KITAP (bagi WNA)
  3. Surat Keterangan Lahir dari Rumah Sakit/Rumah Sakit Bersalin/Bidan atau mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) Kelahiran (download file terlampir) atau Berita Acara dari Kepolisian bagi anak yang tidak diketahui asal usulnya.
  4. Fotokopi Akta Nikah/Akta Kawin orang tua (1 buku)/SPTJM Suami Isteri
  5. Fotokopi KTPel saksi (1 orang).
  6. Surat Keterangan Kelahiran Online dari Kelurahan.
  7. Bukti Daftar Online ( Jika Proses Online ).
  8. Mengisi Formulir F2.02 ( download file terlampir ).
  9. Surat Pernyataan belum memiliki Akta Kelahiran bermeterai Rp. 6000,

1.  Fotokopi KTPel dan KK Orang Tua Domisili Tangerang Selatan

2.  Fotokopi KTPel Pelapor (Ahli Waris)

3.  Pengantar RT/RW Jika Meninggal dirumah (Asli)

4.  Surat Keterangan Kematian dari Kelurahan  Jika Meninggal dirumah  (Asli)

5.  Surat Keterangan Kematian (Visum) dari Dokter/RS (Asli/Fotokopi dilegalisir yang Berwenang)/Surat Pernyataan Bermaterai dari Ahli Waris.

6.  Fotokopi KTPel 2 Orang Saksi.

7.  Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Mendiang/SPTJM Kelahiran Bermaterai ( download file terlampir ).

8.  Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Pelapor/SPTJM Kelahiran Bermaterai ( download file terlampir )

9.  Fotokopi Kutipan Akta Kawin/Buku NIkah Mendiang (Bagi yang Terikat Perkawinan)/SPTJM Perkawinan Bermaterai ( download file terlampir )

10.  Surat Kuasa Bermaterai dari Ahli Waris Apabila diwakilkan dan Fotokopi KTPel yang Memberi Kuasa dan yang dikuasakan.

11.  Dokumen Imigrasi Bagi Orang Asing.

12. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

  1. Surat bukti pemberkatan menurut agama
  2. Fotokopi (KTPel, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga) suami istri.
  3. Surat keterangan belum kawin dari Disdukcapil setempat.
  4. Fotokopi KTPel saksi (2 orang) yang telah berusia 21 tahun.
  5. Pas foto berdampingan berwarna ukuran 4 x 6 cm. = 4 lembar
  6. Hanya pasangan suami istri yang hadir pada waktu pencatatan sipil di Disdukcapil.
  7. Surat Pernyataan pribadi apabila :
             

a.  Keduanya berstatus single (belum pernah menikah baik secara adat/agama/hukum negara)

b.  Salah satunya berstatus duda atau janda

c.  Salah satu atau keduanya berpindah agama.

  1. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

 

  1. Putusan perceraian dari Pengadilan Negeri
  2. Akta Perkawinan Asli
  3. Fotokopi Akta Kelahiran
  4. Fotokopi KTPel
  5. Fotokopi Kartu Keluarga
  6. Surat Kuasa apabila dikuasakan/diwakilkan.
  7. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

  1. Sertificate of Marriage (diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah).
  2. Pelaporan perkawinan dari KBRI negara setempat.
  3. Paspor.
  4. Fotokopi KTPel
  5. Fotokopi Kartu Keluarga
  6. Akta Kelahiran
  7. Dokumen Asing harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah dan dilegalisasi di negara yang bersangkutan/kedutaan di Indonesia dan dilegalisasi oleh Kemenlu dan Kemenkumham.
  8. KTPel saksi (2 orang) yang telah berusia 21 tahun.
  9. Pas foto berdampingan berwarna, ukuran 4 x 6 cm. = 4 lembar
  10. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

  1. Fotokopi KK Kota Tangerang Selatan (tanda tangan Kepala Disdukcapil).
  2. Fotokopi KTPel kedua orang tua (alamat Kota Tangerang Selatan).
  3. Fotokopi Akta Kelahiran Anak.
  4. Anak usia 5 s.d. 17 tahun kurang 1 hari, melampirkan foto digital dalam bentuk softcopy (cd/flashdisk) format jpg/jpeg maksimal 100 KB. dengan latar belakang sesuai tahun lahir (genap warna biru, ganjil warna merah).
  5. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

  1. KTP (elektronik/non elektronik) asli sebelumnya atau surat kehilangan KTP dari Kepolisian atau Surat Keterangan Perekaman.
  2. Fotokopi KK tandatangan Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Selatan.
  3. Print out bukti pendaftaran online sesuai tanggal terjadwal.
  4. Pengambilan KTPel oleh pemohon langsung.
  5. Pengambilan nomor antrian di Kecamatan sesuai wilayah dari jam 07.30 s.d. 14.00 WIB. (Senin s.d.Kamis), jam 07.30 s.d 14.30 WIB. (Jumat).
  6. Pencetakan KTPel dilakukan sesuai tanggal terjadwal, apabila tidak sesuai, maka dinyatakan batal dan pemohon harus daftar online ulang.

#Tahapan pencetakan KTP el setelah melakukan pendaftaran online # :

  1. Pemohon wajib hadir sendiri di kantor kecamatan sesuai domisili, dan tidak dapat diwakilkan.
  2. Pemohon menunjukkan/menyerahkan ke petugas bukti cetak  pendaftaran online sesuai dengan kuota tanggal dan jam yang sudah ditentukan.
  3. Pemohon wajib menyerahkan ke petugas :  asli suket KTPel dan Asli KTPel yg rusak/dari daerah asal/asli surat keterangan kehilangan KTPel dari kepolisian
  4. Petugas melakukan verifikasi dan validasi database sebelum KTPel dicetak
  5. KTPel yang sudah dicetak, selanjutnya di encode oleh petugas untuk memasukkan data pribadi penduduk  pada chip KTPel
  6. Pemohon wajib melakukan aktivasi KTPel yang sudah diencode dengan pemindaian sidik jari untuk memastikan pengamanan data pada chip agar tidak dapat digunakan oleh orang lain.
  7. KTPel yang sudah diaktivasi selanjutnya diserahkan oleh petugas  kepada pemohon dengan dibuktikan penulisan dan penandatanganan serah terima KTP el pada buku yg sudah disediakan
  8. Dalam hal pemohon tidak memenuhi ketentuan tahapan sebagaimana tersebut di atas, maka petugas wajib menolak dan membatalkan permohonan online pencetakan  KTP el 
  9. Peringatan ketentuan pidana :  Penduduk yang menyimpan/memiliki KTPel lebih dari satu akan dikenakan sangsi pidana sebagaimana ketentuan pada UU No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan,  sebagaimana telah diubah dengan UU No. 24 Tahun 2013

  1. Print out draft KK di kelurahan/kecamatan/Disdukcapil.
  2. KK asli/ Surat Keterangan hilang KK dari Kepolisian.
  3. Surat Keterangan Datang WNI (SKDWNI) dari Disdukcapil/kecamatan/kelurahan sesuai klasifikasi.
  4. Fotokopi KTPel semua nama yang sudah wajib KTPel  di KK (fotokopi sisi KTPel yang terdapat foto, disusun dalam 1 lembar kertas ukuran F4).
  5. Fotokopi Akta Nikah (1 buku) / Akta Perkawinan dari Disdukcapil (status kawin tercatat), apabila tidak melampirkan maka status menjadi kawin tidak tercatat.
  6. Fotokopi Akta Cerai dari Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri, dan  Putusan Cerai (status cerai hidup).
  7. Fotokopi Akta Kematian dari Disdukcapil ( status cerai mati ).
  8. Fotokopi Ijazah terakhir(semua nama di KK), apabila tidak terlampir, maka dicatat pendidikan terendah yaitu sekolah dasar (SD)
  9. Fotocopy akta kelahiran
  10. Fotokopi SK kerja/jabatan/perjanjian kontrak kerja/Kartu Pegawai/pensiunan/ purnawirawan.
  11. Mengisi formulir golongan darah dan nomor handphone (semua nama di KK).
  12. Fotokopi paspor yang masih berlaku (bagi yang memiliki).
  13. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

Catatan :

Database penduduk tidak ditemukan/tidak valid, maka dilakukan pendaftaran biodata penduduk dengan persyaratan :

  1. Surat Pengantar RT dan RW.
  2. Mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) tidak memiliki dokumen kependudukan.
  3. Surat keterangan/klarifikasi belum diterbitkan NIK dari daerah yang menerbitkan akta kelahiran.
  4. Penduduk usia wajib KTPel yang tidak terdapat dalam database, agar melakukan perekaman di kantor kecamatan sesuai domisili.
  5. Perekaman yang dilakukan di Disdukcapil hanya untuk Orang Asing, penggantian spesimen tanda tangan dan atau foto wajah (WNI).
  6. Mengisi formulir F1.01 dan F1.15.
  7. Pelayanan Pemutakhiran data Kartu keluarga 14 (empat belas ) hari kalender

  1. Kartu Keluarga Asli dan Fotocopi / Surat Keterangan hilang KK dari kepolisian.
  2. KTP-el Asli dan Fotocopi / Surat Keterangan hilang KTP dari kepolisian.
  3. Mengisi formulir surat permohonan pindah domisili (download terlampir).
  4. Penduduk pindah (istri/Suami) dan membawa anak usia dibawah 17 Tahun, masih dalam ikatan perkawinan agar melampirkan surat persetujuan dari istri atau suami (download terlampir).
  5. Penduduk pindah dengan status cerai hidup (istri atau suami), melampirkan fotokopi kutipan Akta Cerai dan Putusan Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri.
  6. Penduduk pindah (point 5) yang membawa anak usia dibawah 17 tahun,  agar melampirkan Putusan PA/PN mengenai hak asuh anak atau surat pernyataan dari mantan istri/suami tentang persetujuan hak asuh anak, ditandatangani kedua pihak, bermeterai Rp. 6.000,
  7. Penduduk pindah dengan status cerai mati (istri atau suami) melampirkan fotokopi kutipan Akta Kematian.
  8. Print Out Bukti Pendaftaran Online.
  9. Penduduk pindah dengan usia dibawah 17 Tahun  : 
  • Surat Pernyataan persetujuan pindah dari orang tua.
  • Fotocopi KTPel orang tua anak.
  • Fotocopi akta kelahiran anak
  • Fotocopi KIA (bagi yang memiliki)
  • Paspoto ukuran 4 x 6 cm = 2 Lembar, latar belakang sesuai tahun kelahiran ( genap warna biru, ganjil warna merah)

       10. Waktu Proses dari jam 08.00 s/d 12.00 WIB (senin-kamis) dan jam 08.00 s/d 12.00 (jumat).

       11. Yang melebihi waktu atau tanggal yang sudah ditentukan harap lakukan pendaftaran online ulang kembali

  1. Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI) dan Biodata dari Disdukcapil daerah asal.
  2. Surat pernyataan persetujuan menempati dan memiliki dokumen kependudukan dengan alamat rumah/tempat tinggal (kontrakan/kos/asrama) dari pemilik dengan melampirkan fotokopi  KTPel.
  3. Surat pernyataan kepemilikan rumah sendiri atau dalam ikatan keluarga untuk memiliki dokumen kependudukan dengan melampirkan salah satu tanda bukti kepemilikan rumah.
  4. Foto copy buku nikah/akta perkawinan/akta cerai.
  5. Penduduk pindah datang usia dibawah 17 tahun melampirkan  :
    

a. Fotokopi KTPel orang tua

b. Fotokopi Akta Kelahiran anak

c. Fotokopi (KTPel dan KK) yang ditumpangi

  1. Print Out Bukti Pendaftaran Online
  2. Waktu Proses Dokumen dari Pukul 08.00 12.00 (Senin Kamis ) 08.00 11.30 (Jumat)
  3. Kepengurusan langsung ke Kecamatan setempat
  4. Yang melebihi waktu atau tanggal yang sudah ditentukan harap lakukan pendaftaran online ulang kembali