BERITA

DIRJEN ADMINDUK PUJI WALIKOTA TANGERANG SELATAN

28 Juni 2019

Ditulis oleh : PIAK - Bidang :

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan atas pemanfaatan data kependudukan. 

Apresiasi itu dilontarkan Dirjen Dukcapil saat penyerahan simbolis Kartu Identitas Anak (KIA), Akta kelahiran dengan huruf braile dan akta kematian di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Kamis (27/6/2019).

“Kita saat ini sedang membangun multiplayer efek, jadi sistem pengungkit dari database kependudukan agar bisa bermanfaat secara optimal. Kita sudah memiliki 265 juta penduduk yang datanya rapih dalam database, dan ini perlu dimanfaatkan oleh semua lembaga di Indonesia," kata Zudan.

Selain itu, ia juga menyinggung soal kartu identitas anak (KIA) yang harus dimiliki oleh setiap anak Indonesia. 

“Kita ingin semua anak di Indonesia wajib memiliki KIA, di Tangsel sudah multifungsi, tidak hanya sebagai kartu identitas namun juga kartu diskon, sehingga menarik," tambahnya.

Ia membeberkan, diskon itu sudah bisa didapatkan diberbagai gerai di Tangsel, seperti restoran cepat saji, juga wahana bermain dan rekreasi.

Sementara, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengatakan, apresiasi ini menjadi motivasi kepada pemerintah kota Tangsel untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tangsel.

“Sesuai dengan visi dan misi tangsel, kita terus melakukan transformasi salah satunya di dinas dukcapil, kita ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan Gerakan Sadar Indonesia Adminduk (gisa),” ungkapnya.

Sedangkan untuk KIA, Airin mengungkapkan setiap anak di Tangsel ada rasa kebanggan sendiri ketika anak memiliki KIA.

“Coba tanyakan kepada anak yang telah memiliki KIA, pasti mereka senang karena mereka telah memiliki kartu identitas dan mendapatkan manfaat dari diskon oleh vendor yang bekerjasama dengan Disdukcapil,” tuturnya. 

Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, menjelaskan, saat ini pihaknya sudah bekerjasama dengan 10 vendor antara lain Bank BJB, Gramedia, Domino’s, Amazone, Gunung Agung dan lainnya.

“Dari 10 vendor ini kami berharap melakukan pendampingan dalam melaksanakan program-program yang dilakukan Disdukcapil Tangsel dan Pemkot Tangsel,” tukasnya.

sinergtitas antara pemerintah sebagai penyedia data dan warga sebagai penggunanya akan terbangun ketika data pemerintah dapat diakses dengan mudah. 

<iframe width="600" height="77" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" vspace="0" hspace="0" allowtransparency="true" scrolling="no" allowfullscreen="true" id="aswift_3" name="aswift_3" border-box; left: 0px; position: absolute; top: 0px; border-width: 0px; border-style: initial; width: 600px; height: 77px;"></iframe>

“Dan dapat digunakan kembali dengan tujuan inovasi dan kolaborasi,untuk itu kerjasama pemanfaatan data kependudukan ini terus dilakukan, seperti saat ini kerjasamanya dengan Dinas Koperasi dan UMK, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Puskesmas dan Rumah Sakit Swasta,” imbuhnya.

Budiawan mengatakan dengan pemanfaatan data ini, dirinya ingin mempercepat serta meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat melalui GISA. Sedangkan untuk KIA disdukcapil sudah bekerjasama dengan 10 vendor antara lain Bank BJB, Gramedia, Domino’s, Amazone,Gunung Agung dan lainnya.

“Dari 10 vendor ini kami berharap melakukan pendampingan dalam melaksanakan program-program yang dilakukan disdukcapil Tangsel dan Pemkot Tangsel,” tukasnya.