BERITA

Dinas Dukcapil Tangsel Turut Serta Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik di Lima Provinsi

21 Januari 2019

Ditulis oleh : PIAK - Bidang :

Metrobanten, Tangsel – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) H. Dedi Budiawan bersama Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, dan para kepala Dinas Disdukcapil Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan berkumpul di kantor Dirjen Dukcapil Pasar Minggu untuk terjun langsung dalam kegiatan gotong royong jemput bola perekaman KTP elektronik di lima Provinsi  Indonesia Timur, Minggu (20/1 /19).
 
Kepala Disdukcapil Tangsel H. Dedi Budiawan yang dihubungi Metrobanten.co.id via WhatsApp menjelaskan Kegiatan yang dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan Dan catatan sipil Zudan Arif Fakrulloh membahas persiapan tim untuk terjun langsung dalam kegiatan gotong royong jemput bola perekaman KTP elektronik di lima Provinsi  Indonesia Timur antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Timur, dan Sulawesi Barat.

Dijelaskan Dedi, pihaknya akan berada disana selama 14 hari kerja untuk membantu perekaman KTP elektronik di lima Provinsi.

“Dengan gerakan ini
diharapkan sekitar 5 juta yang belum terekam KTP bisa diminimalisir. Memang dicatat dari 5 provinsi Indonesia Timur itulah yang paling rendah terutama di Papua Barat,” jelasnya.
 
Menurutnya dengan adanya kegiatan gotong royong ini kami bisa membantu perekaman KTP di Provinsi yang masih rendah, terutama yang di Papua Barat yang hanya sekitar 30%. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa mencapai 90%”, katanya.

“Karena Tangsel masuk Provinsi Banten dan presentasenya sudah sangat tinggi. Maka Dirjen Dukcapil memberikan tugas untuk ikut terjun melakukan gotong royong perekaman E-KTP. Ya kami berjumlah 160 anggota untuk membantu di 5 provinsi yang perekamanya masih rendah,” katanya.

Dedi menambahkan, dengan gerakan tersebut dapat menjadi perekat NKRI dan menambah pengalaman operator kita  bertugas diwilayah lain. Untuk Tangsel sendiri ditugaskan di Mamasa Sulawesi Barat dengan 2 orang operator dari Pondok Aren.

“Semoga mereka berdua dimudahkan dalam tugasnya, besok mereka semua akan berangkat sekitar pukul 1.30 WIB dini hari menggunakan pesawat dan semua biaya di tanggung kementerian,” Tukas Dedi.  (Dli)

(sumber : metrobanten.co.id)