PENGUMUMAN

PENCETAKKAN KTP-EL

Ditulis oleh : PIAK - Bidang :

Tanggal :11 Januari 2020 WIB

Sehubungan dengan sudah tersedianya Blanko KTP-el, maka mulai  :

Hari                      : Selasa

Tanggal                : 14 Januari 2020

Tempat                 : Kecamatan Sesuai Alamat yang tertera di KTP-el

Waktu                   : 08.00 - 14.00 WIB

Akan dilakukan pencetakkan kembali KTP-el bagi yang Hilang, Rusak, Perubahan maupun yang baru memiliki KTP-el dan sudah terbit Surat Keterangan Pengganti KTPel

Harap daftar online terlebih dahulu untuk mendapatkan kuota pencetakkan

pendaftaran Online akan dibuka pada pukul 00.01 Tanggal 12 januari 2020

Kuota disesuaikan dengan yang tertera pada aplikasi pendaftaran online

Syarat pencetakkan KTPel dapat dilihat pada menu persyaratan.

#Tahapan pencetakan KTP- el setelah melakukan pendaftaran online #: 

1. Pemohon wajib hadir sendiri di kantor kecamatan sesuai domisili, dan tidak dapat diwakilkan.

2. Pemohon menunjukkan/menyerahkan ke petugas bukti cetak  pendaftaran online sesuai dengan kuota tanggal dan jam yang sudah ditentukan.

3. Pemohon wajib menyerahkan ke petugas :  asli suket KTP-el dan Asli KTP-el yg rusak/dari daerah asal/asli surat keterangan kehilangan KTP-el dari kepolisian

4. Petugas melakukan verifikasi dan validasi database sebelum KTP-el dicetak

5. KTP-el yang sudah dicetak, selanjutnya di encode oleh petugas untuk memasukkan data pribadi penduduk  pada chip KTP-el 

6. Pemohon wajib melakukan aktivasi KTP-el yang sudah diencode dengan pemindaian sidik jari untuk memastikan pengamanan data pada chip agar tidak dapat digunakan oleh orang lain.

7. KTP-el yang sudah diaktivasi selanjutnya diserahkan oleh petugas  kepada pemohon dengan dibuktikan penulisan dan penandatanganan serah terima KTP- el pada buku yg sudah disediakan

8. Dalam hal pemohon tidak memenuhi ketentuan tahapan sebagaimana tersebut di atas, maka petugas wajib menolak dan membatalkan permohonan online pencetakan  KTP el  

9. Peringatan ketentuan pidana :  Penduduk yang menyimpan/memiliki KTP-el lebih dari satu akan dikenakan sangsi pidana sebagaimana ketentuan pada UU No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan,  sebagaimana telah diubah dengan UU No. 24 Tahun 2013