PERSYARATAN - PERSYARATAN

* Klik filter untuk memulai mencari persyaratan
  • 1.  Fotokopi KTPel orang tua

    2.  Fotokopi Paspor/KITAS/KITAP (bagi WNA)

    3.  Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Bidan/Rumah Bersalin atau mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) Kelahiran (download file terlampir) atau Berita Acara dari Kepolisian bagi             anak yang tidak diketahui asal usulnya.

    4.  Fotokopi Akta Nikah/Akta Kawin orang tua (1 buku).

    5.  Fotokopi KTPel saksi (2 orang).

    6.  Fotokopi Akta Kelahiran usia 0 – 18 tahun.

    7.  Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.

    8.  Mengisi Formulir F202 ( download file terlampir ).

    9.  Surat Pernyataan belum memiliki Akta Kelahiran bermeterai Rp. 6000,

    10. Kartu Keluarga Asli


  • 1.  Surat bukti pemberkatan menurut agama

    2.  Fotokopi (KTPel, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga) suami istri.

    3.  Surat keterangan belum kawin dari Disdukcapil setempat.

    4.  Fotokopi KTPel saksi (2 orang) yang telah berusia 21 tahun.

    5.  Pas foto berdampingan berwarna ukuran 4 x 6 cm. = 4 lembar

    6.  Hanya pasangan suami istri yang hadir pada waktu pencatatan sipil di Disdukcapil.

    7.  Surat Pernyataan pribadi apabila :

         a.  Keduanya berstatus single (belum pernah menikah baik secara adat/agama/hukum negara)

         b.  Salah satunya berstatus duda atau janda

         c.  Salah satu atau keduanya berpindah agama.

    8. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30


  • 1.  Putusan perceraian dari Pengadilan Negeri

    2.  Akta Perkawinan Asli

    3.  Fotokopi Akta Kelahiran

    4.  Fotokopi KTPel

    5.  Fotokopi Kartu Keluarga

    6.  Surat Kuasa apabila dikuasakan/diwakilkan.

    7. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30


  • 1.  Sertificate of Marriage (diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah).

    2.  Pelaporan perkawinan dari KBRI negara setempat.

    3.  Paspor.

    4.  Fotokopi KTPel

    5.  Fotokopi Kartu Keluarga

    6.  Akta Kelahiran

    7.  Dokumen Asing harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah dan dilegalisasi di negara yang bersangkutan/kedutaan di Indonesia dan dilegalisasi oleh Kemenlu dan Kemenkumham.

    8.  KTPel saksi (2 orang) yang telah berusia 21 tahun.

    9.  Pas foto berdampingan berwarna, ukuran 4 x 6 cm. = 4 lembar

    10. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30


  • 1.  Fotokopi KK Kota Tangerang Selatan (tanda tangan Kepala Disdukcapil).

    2.  Fotokopi KTPel kedua orang tua (alamat Kota Tangerang Selatan).

    3.  Fotokopi Akta Kelahiran Anak.

    4.  Anak usia 5 s.d. 17 tahun kurang 1 hari, melampirkan foto digital dalam bentuk softcopy (cd/flashdisk) format jpg/jpeg maksimal 100 KB. dengan latar belakang sesuai tahun lahir (genap warna biru, ganjil warna merah).

    5. Jam pelayanan Senin s/d Kamis jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30


  • 1.  KTP (elektronik/non elektronik) asli sebelumnya atau surat kehilangan KTP dari Kepolisian atau Surat Keterangan Perekaman.

    2.  Fotokopi KK tandatangan Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Selatan.

    3.  Print out bukti pendaftaran online sesuai tanggal terjadwal.

    4.  Mengisi formulir permohonan KTPel (download file terlampir)

    5.  Pengambilan KTPel oleh pemohon langsung.

    6.  Pengambilan nomor antrian di Kecamatan sesuai wilayah dari jam 07.30 s.d. 14.00 WIB. (Senin s.d.Kamis), jam 07.30 s.d 14.30 WIB. (Jumat).

    7.  Pencetakan KTPel dilakukan sesuai tanggal terjadwal, apabila tidak sesuai, maka dinyatakan batal dan pemohon harus daftar online ulang.

    #Tahapan pencetakan KTP el setelah melakukan pendaftaran online # 

    1. Pemohon wajib hadir sendiri di kantor kecamatan sesuai domisili, dan tidak dapat diwakilkan.

    2. Pemohon menunjukkan/menyerahkan ke petugas bukti cetak  pendaftaran online sesuai dengan kuota tanggal dan jam yang sudah ditentukan.

    3. Pemohon wajib menyerahkan ke petugas :  asli suket KTPel dan Asli KTPel yg rusak/dari daerah asal/asli surat keterangan kehilangan KTPel dari kepolisian

    4. Petugas melakukan verifikasi dan validasi database sebelum KTPel dicetak

    5. KTPel yang sudah dicetak, selanjutnya di encode oleh petugas untuk memasukkan data pribadi penduduk  pada chip KTPel 

    6. Pemohon wajib melakukan aktivasi KTPel yang sudah diencode dengan pemindaian sidik jari untuk memastikan pengamanan data pada chip agar tidak dapat digunakan oleh orang lain.

    7. KTPel yang sudah diaktivasi selanjutnya diserahkan oleh petugas  kepada pemohon dengan dibuktikan penulisan dan penandatanganan serah terima KTP el pada buku yg sudah disediakan

    8. Dalam hal pemohon tidak memenuhi ketentuan tahapan sebagaimana tersebut di atas, maka petugas wajib menolak dan membatalkan permohonan online pencetakan  KTP el  

    9. Peringatan ketentuan pidana :  Penduduk yang menyimpan/memiliki KTPel lebih dari satu akan dikenakan sangsi pidana sebagaimana ketentuan pada UU No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan,  sebagaimana telah diubah dengan UU No. 24 Tahun 2013


  • 1.Print out draft KK di Kelurahan

    2. KK asli/ Surat Keterangan hilang KK dari Kepolisian.

    3.Surat Keterangan Datang WNI (SKDWNI) dari Disdukcapil/kecamatan/kelurahan sesuai klasifikasi.

    4.Fotokopi KTPel semua nama yang sudah wajib KTPel  di KK

    5.Fotokopi Buku Nikah dari KUA (1 buku) / Akta Perkawinan dari Disdukcapil (status kawin tercatat), apabila tidak melampirkan maka status menjadi kawin tidak tercatat.

    6.Fotokopi Akta Cerai dan  Putusan Cerai (status cerai hidup). dari Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri, 

    7.Fotokopi Akta Kematian dari Disdukcapil ( status cerai mati ).

    8.Fotokopi Ijazah terakhir/Raport bagi yang belum memiliki Ijazah (semua nama di KK)

    9. Fotokopi akta kelahiran (semua nama di KK)

    10.Fotokopi SK kerja/jabatan/perjanjian kontrak kerja/kartu pegawai/pensiunan/ purnawirawan.

    11.Mencatat golongan darah semua di KK

    12. Mencatat nomor handphone dan alamat email (usia 17 Tahun ke atas).

    12.Fotokopi paspor yang masih berlaku (bagi yang memiliki).

    13. Jam pelayanan Senin s.d. Kamis Jam 08.00 12.00 dan Jumat Jam 08.00 11.30

    Catatan :

    Database penduduk tidak ditemukan/tidak valid, maka dilakukan pendaftaran biodata penduduk dengan persyaratan :

    1.Surat Pengantar dari RT dan RW.

    2.Mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) tidak memiliki dokumen kependudukan bermeterai Rp. 6000 yang di tandatangani oleh Pemohon dan Lurah dengan Saksi Ketua RT dan RW.

    3.Surat keterangan/klarifikasi belum diterbitkan NIK dari daerah yang menerbitkan akta kelahiran bagi akta kelahiran luar Tangerang Selatan.

    4.Penduduk usia wajib KTPel yang tidak terdapat dalam database, agar melakukan pengecekan biometric terlebih dahulu di Kantor Disdukcapil.

    5. Mengisi formulir F1.01 dan F1.15 yang di tandatangani oleh Pemohon dan Lurah

    6. Pelayanan Pemutakhiran data Kartu Keluarga 14 (empat belas ) hari kerja


  • 1.  KK (asli dan fotokopi) / Surat Keterangan hilang KK dari kepolisian

    2.  KTPel (asli dan fotokopi) / Surat Keterangan hilang KTPel dari kepolisian

    3.  Mengisi formulir surat permohonan pindah domisili.

    4.  Penduduk pindah (istri atau suami) dan membawa anak usia dibawah 17 tahun, masih dalam ikatan perkawinan agar melampirkan surat persetujuan dari istri atau suami.

    5.  Penduduk pindah dengan status cerai hidup (istri atau suami), melampirkan fotokopi kutipan Akta Cerai dan Putusan Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri.

    6.  Penduduk pindah (point 5) yang membawa anak usia dibawah 17 tahun,  agar melampirkan Putusan PA/PN mengenai hak asuh anak atau surat pernyataan dari mantan istri/suami tentang persetujuan hak asuh anak, ditandatangani kedua pihak, bermeterai Rp. 6.000,

    7.  Penduduk pindah dengan status cerai mati (istri atau suami) melampirkan fotokopi kutipan Akta Kematian.

    8.  Penduduk pindah usia dibawah 17 tahun :

    a.  Surat pernyataan persetujuan pindah dari orang tua

    b.  Fotokopi KTPel orang tua

    c.  Fotokopi Akta Kelahiran anak

    d.  Fotokopi KIA (bagi yang memiliki)

    e.  Pas foto ukuran 4 x 6 cm = 2 lembar, latar belakang sesuai tahun kelahiran ( genap warna biru, ganjil warna merah).

    9. Print Out Bukti Pendaftaran Online

    10. Waktu Proses jam 08.00 12.00 (Senin Kamis) 08.00 11.30 (Jumat)

    11. Yang melebihi waktu atau tanggal yang sudah ditentukan harap lakukan pendaftaran online ulang kembali


  • 1.  Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI) dan Biodata dari Disdukcapil daerah asal.

    2.  Surat pernyataan persetujuan menempati dan memiliki dokumen kependudukan dengan alamat rumah/tempat tinggal (kontrakan/kos/asrama) dari pemilik dengan melampirkan fotokopi  KTPel.

    3.  Surat pernyataan kepemilikan rumah sendiri atau dalam ikatan keluarga untuk memiliki dokumen kependudukan dengan melampirkan salah satu tanda bukti kepemilikan rumah.

    4. Foto copy buku nikah/akta perkawinan/akta cerai.

    5.  Penduduk pindah datang usia dibawah 17 tahun melampirkan  :

    a.  Fotokopi KTPel orang tua

    b.  Fotokopi Akta Kelahiran anak

    c.  Fotokopi (KTPel dan KK) yang ditumpangi

    6. Print Out Bukti Pendaftaran Online

    7. Waktu Proses Dokumen dari Pukul 08.00 12.00 (Senin Kamis ) 08.00 11.30 (Jumat)

    8. Kepengurusan langsung ke Kecamatan setempat

    9. Yang melebihi waktu atau tanggal yang sudah ditentukan harap lakukan pendaftaran online ulang kembali


  • 1.  Fotokopi KTPel orang tua

    2.  Fotokopi Paspor/KITAS/KITAP (bagi WNA)

    3.  Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Bidan/Rumah Bersalin atau mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) Kelahiran (download file terlampir) atau Berita Acara dari Kepolisian bagi anak yang tidak diketahui asal usulnya.

    4.  Fotokopi Akta Nikah/Akta Kawin orang tua (1 buku).

    5.  Fotokopi KTPel saksi (2 orang).

    6.  Fotokopi Akta Kelahiran usia 0 – 18 tahun.

    7.  Bukti pendaftaran online (asli dan fotokopi).

    8. Waktu Proses jam 08.00 12.00 (Senin Kamis) 08.00 11.30 (Jumat)

    9. Yang melebihi waktu atau tanggal yang sudah ditentukan harap lakukan pendaftaran online ulang kembali